Thursday, November 12, 2020

UTS ETBIS B/GASAL 2020

 

Nama    : Joseph Hans Ebenezer

Nim        : 01217102

 

UTS

ETIKA BISNIS

 

1.      Kasus pada Video Prank Sampah

Ø  Bandung – Ferdi dan Sekelompok Youtuber bandung

Ø  Yang dirugikan Sejumlah warga yang di pinggir jalan

Ø  Jenis pelanggarannya yaitu membuat konten-konten berupa adegan menjaili orang lain, membahayakan keselamatan orang lain,melecehkan, merendahkan martabat seseorang ataupun kelompok, menipu dengan cara membagikan sembako isi sampah, serta melanggar uu media ITE dengan dasar hukum UU ITE No 11 Tahun 2008.

Ø  Yang seharusnya dilakukan adalah melakukan tindakan yang merujuk kepada prinsip yang mewajibkan untuk tidak menipu, menyuap, mencuri, mencemooh, menyerang, menyakiti, memalsukan, memfitnah. Selain itu, etika mencangkup hal-hal yang terkait dengan kejujuran, kasih sayang dan kesetiaan, di samping yang terkait dengan penghormatan atas hak untuk hidup dan hak untuk memperoleh kebebasan dan kemerdekaan, Agar tidak lagi tercipta hal buruk serupa melakukan pembagian sembako namun berisi sampah.

 

2.      Kasus pada PT Garuda Indonesia Tbk

Ø  Jakarta – Dirut Garuda Indonesia yaitu I Gusti Ngurah Askhara, Akuntan Publik (AP) Kasner Sirumapea dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan.

Ø  Yang dirugikan adalah Negara, Bumn, Menteri perhubungan, Menteri Keuangan dan Bea cukai

Ø  Jenis Pelanggarannya yaitu Pemalsuan dokumen keuangan serta melakukan penyelundupan Harley Davidson, yang pada dasarnya melanggar Undang- Undang Pasal 118 No 1/2009 dan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No 18/2015, maskapai wajib melaporkan LKT ke Menhub, Serta Pidana penyelundupan diatur dalam Pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Ø  Yang seharusnya dilakukan bertindak sesuai prosedur dengan aturan yang berlaku, sehingga dalam etika bisnis apa yang dilakukan tidak terjadi penyimpangan yang mengakibatkan kerugian besar kepada pihak pihak tertentu.

 

3.      Kasus pada PT Megasari Makmur (Produk HIT)

Ø  Jakarta – Birokrasi Manajemen dan karyawan.

Ø  Yang dirugikan seluruh konsumen dan pengguna produk Hit.

Ø  Pada dasarnya, perusahaan tersebut telah melanggar banyak peraturan dan dikenai pasal berlapis. Hal ini berdasarkan penetapan regulasi dalam UUD. Berikut ini pemaparannya:
• Pasal 4 tentang hak konsumen
• Pasal 7 tentang kewajiban pelaku usaha
• Pasal 8 tentang larangan pengusaha melanggar standar bahan baku
• Pasal 19 tentang pengusaha yang harus ganti rugi atas tindakannya yang keliru

Ø  Yang seharusnya dilakukan adalah meminta maaf dan juga bersedia untuk menarik seluruh produk obat nyamuk tersebut dari pasaran. Setelah itu, mereka mengajukan surat perizinan untuk memproduksi lagi menggunakan formula yang berbeda dan tentunya bebas dari zat berbahaya seperti pada pelanggaran sebelumnya, kemudian benar-benar memperoleh perizinan untuk mengedarkan produknya secara resmi.

 

4.      Kasus Pada            proyek infrastruktur di Sidoarjo

Ø  Sidoarjo – Bupati sidoarjo yaitu Saiful Ilah

Ø  Yang dirugikan masyarakat sidoarjo dan pemerintah

Ø  Pada dasarnya terbukti bersalah dan menerima suap terkait proyek infrastruktur pada dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (pupr) kabupaten sidoarjo, dengan dasar hukum Pasal 11 UU No.31 Tahun 1999 dan juga UU no 20 Tahun 2001.

Ø  Yang seharusnya dilakukan yaitu mengganti rugi keuangan negara dan melakukan tindak pidana terhadap yang bersangkutan

 

5.      Kasus pada Asuransi Jiwasraya

Ø  Jakarta – Petinggi dan Birokrasi pada Asuransi Jiwasraya

Ø  Yang dirugikan Nasabah maupun konsumen Asuransi Jiwasraya

Ø  PT Jiwasraya sebagai korporasi diduga kuat  melakukan tindak pidana penggelapan, penipuan, dan pencucian uang Pasal 2 atau 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Ø  Yang seharusnya dilakukan yaitu menyelesaikan kasus hukumnya dan mengembalikan kerugian pada setiap nasabah dan pihak pihak terkait

 

Add to Cart More Info

Thursday, October 22, 2020

Kuis Etika Bisnis Pertemuan Ke 5

 

SOAL

1.       Sebutkan dan Jelaskan Faktor faktor yang menyebabkan sumber daya alam dan lingkungan terjadi kerusakan.

2.       Jelaskan Menurut pakar dan theori bagaimana pengelolaan bisnis berkelanjutan yang efektif dan efisien di Indonesia.

JAWABAN

1.)                       A. FAKTOR ALAM

Kerusakan lingkungan hidup karena faktor alam terjadi karena adanya bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan gunung meletus.

B. BANJIR

Selain karena ulah manusia, banjir juga dapat terjadi karena faktor alam, misalnya hujan yang terus-menerus. Curah hujan seperti ini akan membuat sungai meluap atau membuat tanggul jebol karena tidak mampu lagi menampung debit air. Banjir yang sering terjadi saat musim penghujan dapat membuat bangunan dan tempat tinggal makhluk hidup rusak, lapisan tanah yang subur hilang terbawa air, serta tanaman-tanaman rusak.

C. GEMPA BUMI

Gempa bumi terjadi karena adanya pergerakan lempeng bumi atau aktivitas gunung berapi dan dampaknya bergantung pada besarnya kekuatan gempa. Gempa bumi akan mengakibatkan banyak bangunan yang roboh, terjadi tanah longsor, dan terputusnya jalur transportasi. Jika kekuatan gempa sangat besar, kemungkinan akan menimbulkan tsunami.

D. GUNUNG BERAPI MELETUS

Saat meletus, gunung berapi akan mengelurkan abu vulkanik, lahar, lava, uap panas, dan material lainnya yang dapat merusak lingkungan. Dampak dari letusan tersebut dapat berlangsung lama bergantung pada besarnya kekuatan letusan, tetapi saat kembali normal, daerah yang terdampak letusan akan menjadi subur. Letusan gunung berapi akan mengakibatkan gangguan pernapasan, gas beracun, kerusakan lingkungan, bahkan dapat mematikan lingkungan sekitar.

E. FAKTOR MANUSIA

Selain faktor alam, faktor manusia juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.

F. MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN

Saat ini, masih banyak orang yang membuang sampah sembarangan, terutama di sungai. Hal ini akan mengakibatkan banjir jika musim penghujan tiba.

G. LIMBAH INDUSTRI

Limbah industri ini dapat berasal dari pabrik dan rumah tangga. Jika tidak dikelola dengan tepat, limbah-limbah tersebut akan merusak lingkungan hidup.

H. MENEBANG HUTAN SECARA LIAR

Saat ini, luas hutan di Indonesia semakin berkurang karena maraknya aksi penebangan liar. Hutan yang gundul tidak dapat meresap dan menahan aliran air hujan sehingga dapat terjadi banjir dan longsor.

 

2.)                    Pembangunan berkelanjutan pertama kali dikenalkan oleh Brundtland Commission (1987) dalam Mitchell at el (2000) terkenal melalui bukunya Our Cammon Future yang memberikan pengertian bahwa pembangunan berkelanjutan menuntut jauh sebelum batas-batas terlampaui dunia harus menjamin seimbangnya akses kesumber-sumber yang terbatas jumlahnya, serta sudah seharusnya mengubah arah teknologi yang dapat mengurangi tekanan-tekanan. Pengertian tersebut walaupun sifatnya kualitatif namun arah kehendak pembangunan berkelanjutan secara jelas tetap menselaraskan kepentingan kebutuhaan pentingnya kelestarian sumberdaya.

 

Sain et al., (1998), menyatakan pembangunan berkelanjutan adalah

1.       Pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia

2.       Pembangunan harus sesuai dengan lingkungan

3.       Pembangunan yang sesuai dengan keadilan kesejahteraan yaitu keadilan mendorong

 

Pembangunan tersebut menciptakan pendistrubusian keuntungan yang merata mencakup beberapa hal:

1.       “intersocietal equity” seperti antar kelompok dalam masyarakat menghargai hak khusus masyarakat lokal dan lain-lain

2.       “intergenerational equity” tidak membatasi peluang untuk generasi mendatang

3.       “International equity” dapat memenuhi kewajiban (obligasi) terhadap bangsa lain dan terhadap masyarakat internasional mengingat ada saling ketergantungan masyarakat dunia.

 

Young (1992) yang diacu dalam Kay dan Alder (1999) pembangunan berkelanjutan tersebut harus mengkaitan aspek -aspek yaitu:

1.       Intergritas lingkungan;

2.       Efisensi ekonomi;

3.        Keadilan kesjahteraan (equity)

 

Kay dan Alder (1999) menyatakan konsep pembangunan berkelanjutan harus berdasarkan 4 faktor yaitu ;

(i) terpadunya konsep “equity” lingkungan dan ekonomi dalam pengambilan keputusan; (ii) dipertimbangkan secara khusus aspek ekonomi;

(iii) dipertimbangkan secara khusus aspek lingkungan;
(iv) dipertumbangkan secara khusus aspek sosial budaya.

 

Selanjutnya dikemukakan pula persyaratan untuk terwujudnya pembangunan berkelanjutan yaitu:

1). Terpadunya antara konservasi dan pengembangan

2). Kepuasan atas kebutuhan dasar manusia

3). Peluang untuk memenuhi kebutuhan manusia yang bersifat non materi

4). Berkembangnya kearah keadilan sosial dan kesjahteraan

5). Menghargai dan mendukung keragaman budaya

6). Memberikan peluang penentuan identitas diri secara sosial dan menumbuh kembangkan ketidak -tergantungan diri

7). Menjaga intergritas ekologis

Add to Cart More Info

Monday, October 12, 2020

Etika Bisnis Tugas 1 ( Contoh Pelayanan Baik dan Buruk )

Berikut saya lampirkan Video dalam Etika pelayanan yang baik dan Etika Pelayanan yang buruk:
Add to Cart More Info